Selamat datang di situs bola gacor yang menyuguhkan akses mudah dan cepat. Setiap harinya, selalu memberikan pilihan slot gacor dan prediksi liputan bola terbaik serta menyediakan layanan transaksi 24 jam nonstop.

KASUS303 MAXWIN

Kasus303 Gampang Maxwin dan Jackpot

Minggu, 16 Juni 2024

Persija bungkam Deltras 2-1

siaran99,siaran99 slot

Deltras Sidoarjo harus menelan pil pahit pada laga kandang terakhirnya, karena dipermalukan Persija Jakarta dengan skor 1-2 pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu.

Gol penentu kemenangan Persija dicetak Agu Casmir melalui titik putih (penalti) pada menit ke-72, karena pelanggaran yang dilakukan Mujib Ridwan terhadap Greg Nwokolo.

Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 pada babak pertama. Persija memimpin lebih dulu melalui Greg Nwokolo saat laga baru berjalan tiga menit dan disamakan Cristiano Lopez lewat eksekusi penalti di menit ke-25.

Deltras sebenarnya punya kesempatan untuk menyamakan skor setelah kembali mendapatkan penalti pada menit ke-79, karena terjadi pelanggaran terhadap Lopez.

Namun, Marcio Souza yang mengambil eksekusi penalti tersebut gagal menaklukkan kiper veteran Hendro Kartiko yang mampu membaca arah bola.

Pertandingan kedua tim berlangsung cukup "panas" dan sempat diwarnai ketegangan pemain sesaat sebelum tendangan penalti pemain Persija Agu Casmir.

Pemain Deltras Sutikno terlihat memukul bagian kepala Greg Nwokolo tanpa alasan yang jelas dan membuat pemain-pemain Persija emosi. Namun, kondisi itu tidak berlangsung lama karena wasit mampu meredamnya.

"Kami jelas kecewa dengan hasil ini, meskipun sebenarnya anak-anak sudah bermain sangat maksimal," kata Pelatih Deltras Nus Yadera usai pertandingan.

Kendati gagal meraih kemenangan, pemain Deltras setidaknya masih bisa tersenyum karena janji manajemen tim untuk memberikan bonus tetap direalisasikan.

"Kalah atau menang, bonus untuk pemain tetap akan kami berikan. Saya kira mereka pantas mendapatkan apresiasi itu," kata General Manager Deltras, Ahmad Miftahudin.

Sementara itu, Pelatih Persija Rahmad Darmawan sangat bersyukur dengan kemenangan timnya, namun juga kecewa dengan kepemimpinan wasit Mulyo Hadi dari Bogor yang memberikan dua hadiah penalti kepada tuan rumah.

"Tidak seharusnya wasit menunjuk titik putih karena memang tidak ada insiden berarti. Meskipun tendangan penalti itu ahirnya gagal, kami tetap kecewa dengan keputusan wasit," ujarnya.

Soal kasus pemukulan yang dilakukan Sutikno, Rahmad Darmawan mengatakan wasit seharusnya memberikan kartu merah kepada pemain tersebut, bukan kartu kuning.

"Dia juga layak mendapatkan sanksi lebih berat, karena juga meludahi Greg Nwokolo yang posisinya sudah terkapar karena dilanggar pemain Deltras," tambahnya.

Kemenangan ini memantapkan posisi Persija di peringkat kedua klasemen dengan nilai 49, sementara Deltras tertahan di posisi ke-12 dengan mengumpulkan nilai 29.

Sumber: BolaIndo
Share:

Persija tinggalkan Arema dan Semen Padang

siaran99,siaran99 slot

Persija Jakarta untuk sementara berhasil meninggalkan pesaingnya dalam perburuan posisi runners-up setelah mencatat kemenangan 2-1 atas Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Delta dalam lanjutan Superliga Indonesia 2010/11, Minggu [12/6].

Raihan tiga angka ini tidak mengubah membuat Persija mempertahankan peringkat dua klasemen sementara usai mengumpulkan nilai 49. Tim Macan Kemayoran unggul tiga poin dari dua rival terdekatnya, Arema Indonesia dan Semen Padang. Tapi kedua rivalnya itu memiliki sisa satu pertandingan lebih banyak.

Sedangkan kekalahan membuat Deltras terpaku di peringkat 12 dengan koleksi nilai 29 dari 26 laga yang telah dilalui.

Dalam pertandingan ini, Deltras dan Persija menerapkan permainan terbuka. Kendati bertandang ke markas Deltras, Persija lebih dulu mengambil inisiatif serangan untuk membongkar pertahanan tuan rumah.

Hasilnya, laga baru berjalan empat menit, serangan cepat yang dikembangkan sudah membawa Persija berhasil unggul lebih dulu melalui tendangan keras Greg Nwokolo usai menerima umpan terobosan Oliver Makor.

Tersentak dengan gol cepat itu, Deltras langsung memberikan respon dengan menekan pertahanan Persija. Peluang diperoleh Khoirul Mashuda selang tiga menit kemudian. Sayangnya, peluang itu masih bisa ditepis kiper Hendro Kartiko.

Pada menit ke-13, Deltras sempat dikejutkan dengan gol Persija yang dilesakkan Greg. Namun wasit menganulir gol itu, karena menganggap M Nasuha terlebih dulu mengganggu kiper Usman Pribadi.

Upaya Deltras untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil pada menit ke-25 setelah mendapatkan hadiah penalti. Wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran Precious Emuejeraye terhadap Marcio Souza. Cristiano Lopes yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Pasca gol itu, jual-beli serangan antara Deltras dan Persija kerap terjadi. Persija memperoleh peluang melalui Makor, namun tendangannya bisa ditepis Usman. Begitu juga dengan peluang Souza yang digagalkan Hendro. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Pertandingan antara Deltras dan Persija tetap berlangsung sengit di babak kedua. Namun peluang yang diperoleh kedua tim selalu berhasil dikandaskan barisan belakang masing-masing lawan.

Persija mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-71 setelah Greg dilanggar Mujib Ridwan. Insiden ini juga sempat diwarnai pemukulan Sutikno kepada Greg. Tapi wasit hanya memberikan kartu kuning kepada Sutikno. Agu Casmir yang ditunjuk sebagai algojo, sukses menyarangkan bola ke gawang Usman.

Deltras yang tidak mau menelan kekalahan di hadapan publiknya memperoleh kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-79, setelah wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran Hendro terhadap Lopes. Souza yang dipercaya sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya, karena arah tendangannya berhasil dibaca Hendro.

Tuan rumah masih berupaya untuk mengejar ketertinggalannya di waktu tersisa, tapi mengalami kesulitan menembus barisan pertahanan Persija. Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Sumber: Goal.Com
Share:

Sabtu, 15 Juni 2024

Persija rusak laga kandang terakhir Deltras

siaran99,siaran99 slot

Deltras Sidoarjo harus menelan pil pahit pada laga kandang terakhirnya. The Lobster dikalahkan 1-2 oleh Persija Jakarta Minggu (12/6).

Greg Nwokolo membuka kemenangan Persija pada menit ketiga. Tuan rumah membalas melalui penalti Cristiano Lopez pada menit ke-25. Gol penentu kemenangan Persija dicetak Agu Casmir melalui titik putih (penalti) pada menit ke-72, karena pelanggaran yang dilakukan Mujib Ridwan terhadap Greg Nwokolo.

Deltras sebenarnya punya kesempatan untuk menyamakan skor setelah kembali mendapatkan penalti pada menit ke-79, karena terjadi pelanggaran terhadap Lopez. Namun, Souza yang mengambil eksekusi penalti tersebut gagal menaklukkan kiper veteran Hendro Kartiko yang mampu membaca arah bola.

Kekalahan itu tentu membuat kubu tuan rumah tak puas. "Kami jelas kecewa dengan hasil ini, meskipun sebenarnya anak-anak sudah bermain sangat maksimal," kata Pelatih Deltras Nus Yadera usai pertandingan.

Sementara itu, pelatih Persija Rahmad Dharmawan sangat bersyukur dengan kemenangan timnya, namun juga kecewa dengan kepemimpinan wasit Mulyo Hadi dari Bogor yang memberikan dua hadiah penalti kepada tuan rumah.

"Tidak seharusnya wasit menunjuk titik putih karena memang tidak ada insiden berarti. Meskipun tendangan penalti itu ahirnya gagal, kami tetap kecewa dengan keputusan wasit," ujarnya.

Sumber: DuniaSoccer


Akhir Pahit Sebuah Laga Kandang

Deltras harus menerima kenyataan pahit di laga kandang terakhirnya, Minggu (12/6) di stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Anak buah Nus Yadera itu tumbang di tangan tamunya, Persija, 1-2.

Kegagalan ini pun membuat kubu Deltras kecewa. Pelatihnya, Nus Yadera mengaku tak puas dengan hasil tersebut. "Jujur saya kecewa dengan hasil ini. Tapi secara permainan saya senang," terangnya.

Kendati kalah, pemain Deltras tak perlu sedih. Karena bonus sebesar Rp 100 juta dari manajer umum Deltras Achmad Miftahudin tetap mengucur. "Kalah atau menang, ada bonus buat mereka. Apresiasi itu pantas kami berikan," ujar Miftahudin.

Sementara itu, pelatih Persija Rahmad Dharmawan mengaku sangat kecewa dengan penalti kedua yang diberikan wasit Mulyo Hadi (Bogor) pada Deltras. "Meski tidak gol, saya kecewa dengan keputusan itu. Karena tidak seharusnya wasit memberikan penalti tanpa ada insiden berarti di sana," tutur Rahmad.

Ia juga menilai wasit salah mengambil keputusan ketika memberikan kartu kuning untuk Sutikno. "Absolut, Sutikno harus dikartu merah. Karena sangat terlihat jelas dia memukul Greg (Nwokolo)," sesalnya.

Sutikno juga layak diganjar dengan hukuman lebih berat karena dia juga meludahi Greg yang sudah terkapar kesakitan setelah ditackling secara brutal oleh stoper Deltras Mujib Riduan. Komdis harus bertindak agar insiden memalukan ini tidak terjadi lagi.

Sementara itu RD menyatakan, ia sangat mensyukuri kemenangan ini. Pasalnya, ini partai yang sangat berat buat timnya. "Tidak hanya lawan yang bermain ngotot, kami juga harus bertanding di lapangan yang sangat jelek," ucapnya.

Karena kondisi lapangan yang tidak rata dan permukaannya keras, RD harus mengubah pola permainan yang biasa ia terapkan. "Biasanya saya pakai 4-4-2. Tapi faktor lapangan membuat saya mengubahnya menjadi 3-5-2 dengan mengistirahatkan Bambang Pamungkas serta Agu Kasmir. Saya lebih memilih Greg dan Aliyudin yang memiliki kecepatan. Ternyata terbukti efektif," jabarnya.


Data & Fakta:
Gol: Christiano Lopez 26' (P) (Deltras), Greg Nwokolo 3', Agu Casmir 75' (P) (Persija)
KK: M. Zainuri 22', Sutekno 75' (Deltras), Oliver Makor 52' (Persija)
Stadion: Gelora Delta, Sidoarjo
Penonton: 10.000
Wasit: Mulyo Hadi (Bogor)

Sumber: BolaNews
Share:

RD Kritik Wasit Mulyo Hadi

siaran99,siaran99 slot

siaran99,siaran99 slot


Pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan mengkritik kepemimpinan wasit Mulyadi dalam pertandingan tim Macan Kemayoran melawan Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Delta yang berakhir 2-1 untuk kemenangan tim tamu.

Menurut RD, sapaan Rahmad, sejumlah keputusan wasit di pertandingan itu patut untuk dipertanyakan. RD merujuk kepada keputusan Mulyadi yang memberikan penalti kedua bagi Deltras, serta tidak dikeluarkannya kartu merah kepada pemain tuan rumah Sutikno.

Penalti kedua diperoleh Deltras setelah kiper Hendro Kartiko dianggap melanggar Cristiano Lopes. Sedangkan pemukulan yang dilakukan Sutikno kepada Greg Nwokolo hanya membuahkan kartu kuning.

“Walau penalti itu akhirnya gagal, tapi kami tetap kecewa dengan keputusan wasit. Tidak seharusnya wasit menunjuk titik puti, karena tidak ada insiden yang berarti,” ujar RD.

“Mengenai kasus Sutikno, seharusnya dia mendapat hukuman yang lebih berat. Dia bukan hanya memukul, tapi juga meludahi Greg yang posisinya sudah terkapar di atas lapangan akibat dilanggar.”

RD berharap agar wasit lebih tegas lagi dalam mengeluarkan keputusan, terutama berkaitan dengan kasus Sutikno.

Sumber: Goal.Com
Share:

Jumat, 14 Juni 2024

[Video] Deltras Sidoarjo (1) vs Persija Jakarta (2), June 12, 2011

siaran99,siaran99 slot

Persija Jakarta berhasil mengalahkan Deltras Sidoarjo 2-1 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), Minggu, 12 Juni 2011. Kemenangan ini membuat Persija semakin kokoh di posisi kedua papan klasemen.
Share:

Persija Kembali ke Gelora Bung Karno

siaran99,siaran99 slot

Setelah terusir di empat laga kandang, Persija Jakarta akhirnya dibolehkan kembali bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Bambang Pamungkas dkk akan menjamu PSPS Pekanbaru di laga penutup kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2010/2011 pada 19 Juni nanti. ”Secara lisan kami sudah mendapatkan izin (dari kepolisian).

Ini kabar gembira,” jelas Ketua Umum The Jakmania Lariko Ranggamone kemarin. Sebelumnya, tim besutan Rahmad Darmawan ini harus rela terusir ke Solo. Di empat laga kandangnya mereka menjamu tamunya di Stadion Manahan. Ini merupakan untuk kesekian kalinya tim ibu kota itu terusir. Lagi-lagi masalahnya adalah aksi suporter Persija yang anarkis.

Sebab itu, restu kepolisian untuk bisa tampil lagi di laga pemungkas itu tak terlepas dari peran The Jakmania – supporter persija. “Kami diberikan syarat oleh pihak stadion harus mengganti kerusakan area stadion akibat olah oknum suporter,” jelas lelaki bertubuh gempal itu. Macan Kemayoran – sebutan Persija – terusir dari Senayan memang akibat ulah fansnya yang telah merusak kantor salah satu klub renang Pari Sakti di area SUGBK, Jakarta.

Namun, belum diketahui secara pasti berapa besar kerugian yang harus diganti The Jak. ”Rincian berapa yang kami harus bayar datanya ada di pengelola stadion. Kami berharap seluruh pendukung Persija tidak mengulangi kejadian memalukan itu,” ujar Rico – sapaan akrab Lariko. Apalagi laga ini amat penting bagi Persija untuk mengukuhkan dirinya sebagai runner-up ISL musim ini, setelah gagal merebut mahkota juara yang digenggam Persipura Jayapura.

Sumber: BolaIndo
Share:

Kamis, 13 Juni 2024

Posisi Kedua Bisa Ditentukan Selisih Gol

siaran99,siaran99 slot

Memasuki pekan terakhir, pertarungan memperebutkan posisi runner-up kompetisi Indonesia Super League (ISL) semakin memanas. Sejauh ini ada tiga tim yang berpeluang yakni Persija Jakarta, Arema FC dan Semen Padang.

Walaupun begitu, posisi Arema dan Persija diyakini lebih berpeluang dibanding Semen Padang. Betapa tidak, di saat Persija dan Arema menghadapi lawan ringan yakni PSPS Pekanbaru dan Bontang FC, tim asal Kota Padang itu justru harus bertandang ke Jayapura guna menghadapi juara ISL musim ini, Persipura.

Tak pelak, kuda pacu kini mengerucut pada dua tim, Persija dan Arema. “Arema dan Persija akan menghabisi lawan masing-masing. Mereka memiliki kans lebih baik dibanding Semen Padang,” tegas pengamat sepak bola Taufik Jusral, Selasa (17/6).

Namun jika harus memilih antara keduanya, Taufik menegaskan lebih menjagokan Arema dibanding Persija. “Bontang pasti tak akan berdaya jika harus berhadapan dengan Arema saat mereka main di kandang. Kanjuruhan tempat yang angker buat tim manapun. Saya yakin mereka bisa menang dan mencetak banyak gol. Sementara untuk Persija, mereka pun akan meraih kemenangan. Namun dengan skor yang tak terlalu besar,” tegas Taufik.

Hal senada diungkapkan pengamat sepak bola, Edi Elison. Namun dengan satu catatan. “Arema mesti memperbaiki dulu carut marut yang melanda mereka saat ini. Jika hal itu bisa dilakukan, Arema akan bermain layaknya tim yang menakutkan,” ujar Edi.

Siapapun yang menduduki posisi runner-up berhak mendapat satu tempat di AFC Cup. Bahkan jika Piala Indonesia tahun ini tidak digelar, runner-up ISL akan berlaga di kualifikasi Liga Champions Asia (LCA) 2012.


Sumber: DuniaSoccer

Beradu Surplus Gol

Pertandingan terakhir Persija Jakarta di kandangnya sendiri diprediksi bakal berjalan sengit. Bukan karena siapa lawan yang akan dihadapi, namun tim berjuluk Macan Kemayoran itu butuh banyak surplus gol untuk mengamankan posisinya sebagai runner up Indonesia Super League (DISL) 2010/2011.

Menyisakan satu laga menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Persija punya kans besar mempertahankan posisi runner up. Sebaliknya, tekanan menerpa kubu Arema yang harus membabat habis poin di dua laga yang sisa, yakni menjamu Persisam Samarinda dan Bontang FC.

Tidak cukup hanya menang, tim Singo Edan juga harus mencetak banyak gol agar bisa melewati raihan gol Persija. Persija kini mempunyai rekor memasukkan 49 dan kemasukan 28, sedangkan Arema 42 dan 25. Artinya ada perbedaan empat gol antara keduanya. Praktis, satu gol akan sangat bernilai sebagai kunci perebutan posisi kedua. Pelatih Persija Rahmad Darmawan mengaku, tidak ambil pusing dengan persaingan ini.

“ Yang paling kami pikirkan adalah bagaimana semua pemain fokus dan konsentrasi di pertandingan melawan PSPS. Saya sudah instruksikan kepada pemain agar jangan memikirkan laga lain,” jelas Rahmad Darmawan kepada Indopos kemarin. Pihaknya berharap lawan-lawan Arema nanti fair dan bermain serius layaknya pertandingan penting. Persija, sambungnya, saat ini dalam keadaan on fire. RD-sapaan akrab Rahmad Darmawan, hanya tinggal memeriksa Oliver Makor terkait dengan data kartu kuning.

“Jika Makor hanya baru mengoleksi satu kartu kuning, maka kami dipastikan akan tampil dengan kekuatan penuh,” jelas pria yang juga anggota militer itu. Kecemasan Arema kini bermuara pada runcing-tidaknya lini depan karena Noh Alam Shah dan Muhammad Ridhuan masih diragukan fit. Juga grafik Persisam yang tengah menanjak setelah meremukkan Persiwa Wamena 5-2 sebelum lawatan ke Malang.

“Benar, Persija memberikan tekanan untuk Arema. Jika kita berasumsi Persija menang di pertandingan terakhir, maka kita harus cetak banyak gol. Kita akan berusaha sebaik mungkin,” ungkap Manager- Coach Arema Miroslav Janu. Sisi positifnya, Yongki Ariwibowo telah menunjukkan jati dirinya sebagai juru gedor dengan golnya di kandang Persijap Jepara.

Roman Chmelo juga sudah bisa dimainkan seusai terkena sanksi larangan bertanding karena akumulasi kartu kuning. Lebih penting lagi, Arema telah diambil alih Grup Bakrie yang berarti krisis finansial musim ini telah terselesaikan. Berita menarik ini mungkin sangat berpengaruh pada penampilan pemain sehingga mampu mencetak banyak gol.

Sumber: BolaIndo
Share: