Selamat datang di situs bola gacor yang menyuguhkan akses mudah dan cepat. Setiap harinya, selalu memberikan pilihan slot gacor dan prediksi liputan bola terbaik serta menyediakan layanan transaksi 24 jam nonstop.

KASUS303 MAXWIN

Kasus303 Gampang Maxwin dan Jackpot

Selasa, 18 Juni 2024

Bambang Pamungkas: PSSI Tak Optimalkan Pembinaan Dini

siaran99,siaran99 slot

Indonesia memiliki talenta pemain sepak bola usia dini yang tidak kalah hebat dibanding negara-negara lain, tetapi tidak maksimalnya pembinaan yang dilakukan PSSI membuat bakat mereka tidak berkembang dengan baik.

"Di level usia dini, bakat-bakat pemain yang ada di Indonesia masih bisa bersaing di ajang internasional. Tapi, begitu mereka masuk jenjang junior dan senior, kualitasnya justru menurun," kata penyerang tim nasional Bambang Pamungkas kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (11/06).

Pemain Persija Jakarta itu datang ke Surabaya untuk menghadiri kompetisi sepak bola usia dini "Biskuat Tiger Cup" yang diikuti sekitar 1.920 pemain dari 128 tim asal Surabaya dan daerah sekitarnya.

"Pembinaan usia dini masih diabaikan oleh PSSI. Padahal, dari jenjang itu mereka akan menjadi pemain-pemain hebat di masa mendatang," ujar Bambang yang telah tiga tahun menjadi Duta Biskuat.

Menurut pemain yang akrab disapa Bepe itu, untuk membentuk pemain yang memiliki kualitas bagus, tidak bisa dilakukan dengan cara instan tetapi harus dibina sejak masih usia anak-anak dan terus berjenjang hingga dewasa.

Pembinaan semacam itu dilakukan negara-negara yang sepak bolanya telah berkembang dengan pesat.

"Mereka punya kompetisi rutin mulai tingkatan anak-anak, remaja, junior hingga senior, sehingga bakat-bakat pemainnya terus berkembang. Itu yang tidak bisa dilakukan PSSI," ujarnya.

Selain itu, Bepe juga menyinggung banyaknya pemain asing yang masuk ke Indonesia sebagai salah satu kendala berkembangnya potensi pemain lokal.

"Anda lihat sekarang dalam beberapa tahun terakhir, skuad tim nasional kita hanya diperkuat pemain yang itu-itu saja. Potensi pemain kita banyak yang tenggelam oleh pemain asing," tambahnya.

Bepe memberikan apresiasi kepada instansi-instansi swasta yang bersedia menggelar kompetisi sepak bola untuk anak-anak atau usia dini. "Tapi, ini tetap harus ada tindak lanjutnya," ujarnya.

Kompetisi sepak bola usia dini "Biskuat Tiger Cup" digelar di enam kota, yakni Makassar dan Medan pada 28-29 Mei, Bandung (4-5 Juni), kemudian Surabaya, Solo, dan Jakarta dilaksanakan bersamaan pada 11-12 Juni.

"Juara dari masing-masing kota berhak melaju ke babak final di Bali pada 20-23 Juni mendatang," kata Marketing Executive Biskuat PT Kraft Foods Indonesia, Stephanie Tunggal.

Ia mengatakan tim juara akan mendapatkan kesempatan mengikuti pemusatan latihan selama delapan hari (25 Juni-3 Mei 2011) bersama dua pemain yang menjadi Duta Biskuat, yakni Bambang Pamungkas dan Cesc Fabregas (Spanyol).

Sumber: BolaIndo
Share:

Jelang dijamu Deltras, Persija siap tampil maksimal

siaran99,siaran99 slot

Menghadapai Deltras Sidoarjo, pelatih Persija Rahmad Darmawan mengatakan kondisi timnya cukup kondusif dan siap tampil maksimal, kendati sebagian besar pemain dilanda kelelahan fisik karena jadwal pertandingan beruntun.

"Kami akan berusaha mendapatkan poin karena ingin mempertahankan posisi kedua di klasemen. Tapi, kami juga tidak boleh meremehkan Deltras," katanya.

Ia menambahkan trio pemain Brasil yang dimiliki Deltras, yakni Danilo, Marcio dan Lopez, harus menjadi perhatian anak asuhnya karena menjadi kunci permainan tuan rumah.

Dia sudah meminta barisan belakang tim Macan Kemayoran untuk mewaspadai pergerakan mereka, baik ketika ada bola maupun tidak ada bola. "Ketiganya pemain yang berbahaya," tambahnya.

Sumber: BolaLiar
Share:

Senin, 17 Juni 2024

Lawan Persija, Deltras termotivasi bonus

siaran99,siaran99 slot

Motivasi punggawa Deltras Sidoarjo dipastikan berlipat ganda saat menjamu Persija Jakarta dalam laga lanjutan kompetisi Superliga Indonesia hari ini (12/06), di stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Pelatih Deltras, Nus Yadera, mengungkapkan bahwa para pemainnya sangat termotivasi untuk mengalahkan Persija, apalagi bonus kemenangan atas PSPS Pekanbaru juga sudah cair sehingga menambah motivasi mereka.

"Seluruh pemain sudah bertekad untuk bermain `all out` dan meraih kemenangan. Apalagi, bonus kemenangan laga sebelumnya lawan PSPS Pekanbaru juga sudah diberikan," kata Nus Yadera.

Usai menjalani sesi latihan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, pemain-pemain Deltras mendapatkan kabar gembira dengan cairnya bonus sebesar Rp75 juta yang disampaikan langsung General Manager Deltras Ahmad Miftahudin.

"Seluruh pemain harus fokus ke pertandingan, tidak perlu memikirkan yang lain. Gaji pemain sudah diamankan dan mudah-mudahan segera cair," kata Miftahudin.

Sementara apabila menghadapi Persija, selain bonus Rp100 juta, pemain Deltras juga dijanjikan tambahan bonus Rp5 juta untuk setiap gol kemenangan yang berhasil dicetak saat menghadapi Persija.

Sumber: Goal.Com

Bonus Besar bila Deltras Bekuk Persija

Jadwal pertandingan yang ketat memaksa pelatih Delta Putra Sidoarjo (Deltras) Nus Yadera pandai mengatur stamina para pemain. Setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru 4-3 pada Kamis lalu (9/6), Danilo Fernando dkk harus menghadapi Persija Jakarta Minggu besok (12/6).

Itu berarti, mereka hanya memiliki waktu sehari penuh un tuk melakukan recovery. ’’Saya sudah menyadari kondisi ini sejak awal. Maka, para pemain yang kemarin ber main melawan PSPS saya beri kesempatan untuk istirahat secara total,’’ ujar Nus Yadera kemarin (10/6).

Dengan demikian, pemain yang tidak la tihan tetap menjalani sesi latihan seperti biasa. Itu meru pakan salah satu strategi untuk menyiasati jadwal pertandingan yang cukup padat dalam bu lan ini. ’’Tapi, mulai besok (hari ini, Red) semua pemain sudah berkumpul kembali. Sebab, ka mi harus menjajal lapangan, sebagai pun cak persiap an sebelum melawan Persija Ja karta. Kemung kinan, dari latihan itu, baru ka mi me nentukan strategi apa yang dite rap kan dalam laga nanti,’’ sambung pria ber da rah Ambon tersebut.

Sementara itu, General Manager (GM) Del tras Achmad Miftahudin menyatakan telah mempersiapkan bonus bagi pemain Deltras. Itu adalah strategi dari dia untuk merangsang semangat pemain. ’’Pasti ada bonus buat pemain, tidak hanya untuk pertandingan kali ini. Untuk laga-laga berikutnya pun saya sudah memikirkannya. Sa ya melakukan ini hanya demi kepentingan pe main,’’ tutur pria yang juga Dandim 0816 Si doarjo itu.

Miftahudin sebenarnya telah berniat memberikan bonus besar bagi penggawa Del tras saat mereka mengalahkan PSPS Pekan baru. Namun, niat tersebut sengaja dia urung kan. ’’Mungkin bonus besar itu baru akan diguyurkan saat melawan Persija,’’ lanjut pria asal Jepara tersebut.

Sumber: BolaIndo
Share:

Deltras v Persija: Berani Menang Melawan Macan

siaran99,siaran99 slot

Motivasi penggawa Delta Putra Sidoarjo (Deltras) sangat tinggi menjelang melawan Persija Jakarta sore nanti. Danilo Fernando dkk all-out mengalahkan Persija dalam laga kandang terakhir di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo (siaran langsung AnTV pukul 15.30 WIB).

Kondisi Danilo Fernando dkk saat ini sedang dalam kondisi on fire. Selain hasil posistif setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 4-3 pada Kamis lalu (9/6), situasi internal tim berjuluk The Lobster itu juga membaik. Hal tersebut berkat pembenahan manajemen Deltras setelah dipegang oleh General Manajer Achmad Miftahudin.

Nah, pelatih Deltras Nus Yadera optimistis anak asuhnya mampu mengimbangi permainan Macan Kemayoran, julukan Persija sore nanti."Kami harus mampu meredam lini tengah Persija yang dipenuhi pemain top. Kalau itu bisa dilakukan kita bisa meraih kemenangan lagi," kata Nus kemarin.

Pelatih asal Ambon itu juga telah melakukan perbaikan di sektor pertahanan. Trio Sugiantoro-Mujib Riduan-Dodok Anang dituntut pasang konsentrasi tinggi agar kesalahan saat lawan Askar Batuah, julukan PSPS tak terulang. Ketika itu, dalam tiga jangka waktu menit, dua gol PSPS bisa bersarang ke gawang Yanuar Tri Firmanda.

Dan kekuatan Deltras di bagian penjaga gawang menerima kabar gembira. Kiper utama Usman Pribadi yang mengalami cedera pada pangkal paha kanannya telah membaik. Jika dalam perkembangan terakhir Usman telah pulih secara fisik dan mental, kiper nomor punggung dua itu bisa dimainkan.

Di sisi lain, manajemen Deltras terus merangsang anak asuhnya untuk bermain all out pada laga kandang terakhir. "Kalian harus kembali semangat dalam bertanding. Ini adalah saatnya kebangkitan Deltras. Seluruh masyarakat Sidoarjo mendukung kita sepenuhnya," ucap Achmad Miftahudin setelah jadwal uji coba lapangan kemarin.

Bahkan untuk mendongkrak mental para penggawa Deltras, Miftahudin menjanjikan tambahan bonus. Jika saat lawan PSPS kucuran dana mencapai Rp 50 juta, kini melawan Persija jumlahnya naik dua kali lipat. Yakni Rp 100 juta. Itu pun ditambah penghargaan Rp 5 juta bagi setiap pemain yang mencetak gol.

Sementara itu, tim tamu Persija memilih merendah. Pelatih Persija Rahmad Darmawan mewaspadai kebangkitan mental pemain Deltras. Maklum setelah paceklik bonus selama sembilan bulan, kini Deltras tak ubahnya tim penuh guyuran uang. Tak heran Deltras bisa bermain kesetanan saat lawan PSPS.

"Bonus itu faktor penting. Semua pemain Deltras pastinya jadi berbahaya. Apalagi ada tambahan duit kalau mencetak gol," tutur Rahmad. Mantan pelatih Persipura dan Sriwijaya FC itu hanya menginstruksi Bambang Pamungkas dkk bermain enjoy di lapangan.
 
Perkiraan Susunan Pemain
Deltras (3-5-2) : Usman Pribadi (pg); Bejo Sugiantoro, Mujib Riduan, Dodok Anang; Anang Ma"ruf, Park Chan Young, Danilo Fernando (C), Ferry Aman Saragih, Sutikno; Cristiano Lopes, Marcio Souza
Pelatih : Nus Yadera

Persija (4-4-2) : Hendro Kartiko (pg); Ismed Sofyan, Precious Emuejeraye, Leo Saputra, Ambrizal; Tony Sucipto, Agus Indra, Oliver Makor, Greg Nwakolo; Bambang Pamungkas (C), Agu Casmir
Pelatih : Rahmad Darmawan

Sumber: BolaIndo
Share:

Minggu, 16 Juni 2024

Persija bungkam Deltras 2-1

siaran99,siaran99 slot

Deltras Sidoarjo harus menelan pil pahit pada laga kandang terakhirnya, karena dipermalukan Persija Jakarta dengan skor 1-2 pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu.

Gol penentu kemenangan Persija dicetak Agu Casmir melalui titik putih (penalti) pada menit ke-72, karena pelanggaran yang dilakukan Mujib Ridwan terhadap Greg Nwokolo.

Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 pada babak pertama. Persija memimpin lebih dulu melalui Greg Nwokolo saat laga baru berjalan tiga menit dan disamakan Cristiano Lopez lewat eksekusi penalti di menit ke-25.

Deltras sebenarnya punya kesempatan untuk menyamakan skor setelah kembali mendapatkan penalti pada menit ke-79, karena terjadi pelanggaran terhadap Lopez.

Namun, Marcio Souza yang mengambil eksekusi penalti tersebut gagal menaklukkan kiper veteran Hendro Kartiko yang mampu membaca arah bola.

Pertandingan kedua tim berlangsung cukup "panas" dan sempat diwarnai ketegangan pemain sesaat sebelum tendangan penalti pemain Persija Agu Casmir.

Pemain Deltras Sutikno terlihat memukul bagian kepala Greg Nwokolo tanpa alasan yang jelas dan membuat pemain-pemain Persija emosi. Namun, kondisi itu tidak berlangsung lama karena wasit mampu meredamnya.

"Kami jelas kecewa dengan hasil ini, meskipun sebenarnya anak-anak sudah bermain sangat maksimal," kata Pelatih Deltras Nus Yadera usai pertandingan.

Kendati gagal meraih kemenangan, pemain Deltras setidaknya masih bisa tersenyum karena janji manajemen tim untuk memberikan bonus tetap direalisasikan.

"Kalah atau menang, bonus untuk pemain tetap akan kami berikan. Saya kira mereka pantas mendapatkan apresiasi itu," kata General Manager Deltras, Ahmad Miftahudin.

Sementara itu, Pelatih Persija Rahmad Darmawan sangat bersyukur dengan kemenangan timnya, namun juga kecewa dengan kepemimpinan wasit Mulyo Hadi dari Bogor yang memberikan dua hadiah penalti kepada tuan rumah.

"Tidak seharusnya wasit menunjuk titik putih karena memang tidak ada insiden berarti. Meskipun tendangan penalti itu ahirnya gagal, kami tetap kecewa dengan keputusan wasit," ujarnya.

Soal kasus pemukulan yang dilakukan Sutikno, Rahmad Darmawan mengatakan wasit seharusnya memberikan kartu merah kepada pemain tersebut, bukan kartu kuning.

"Dia juga layak mendapatkan sanksi lebih berat, karena juga meludahi Greg Nwokolo yang posisinya sudah terkapar karena dilanggar pemain Deltras," tambahnya.

Kemenangan ini memantapkan posisi Persija di peringkat kedua klasemen dengan nilai 49, sementara Deltras tertahan di posisi ke-12 dengan mengumpulkan nilai 29.

Sumber: BolaIndo
Share:

Persija tinggalkan Arema dan Semen Padang

siaran99,siaran99 slot

Persija Jakarta untuk sementara berhasil meninggalkan pesaingnya dalam perburuan posisi runners-up setelah mencatat kemenangan 2-1 atas Deltras Sidoarjo di Stadion Gelora Delta dalam lanjutan Superliga Indonesia 2010/11, Minggu [12/6].

Raihan tiga angka ini tidak mengubah membuat Persija mempertahankan peringkat dua klasemen sementara usai mengumpulkan nilai 49. Tim Macan Kemayoran unggul tiga poin dari dua rival terdekatnya, Arema Indonesia dan Semen Padang. Tapi kedua rivalnya itu memiliki sisa satu pertandingan lebih banyak.

Sedangkan kekalahan membuat Deltras terpaku di peringkat 12 dengan koleksi nilai 29 dari 26 laga yang telah dilalui.

Dalam pertandingan ini, Deltras dan Persija menerapkan permainan terbuka. Kendati bertandang ke markas Deltras, Persija lebih dulu mengambil inisiatif serangan untuk membongkar pertahanan tuan rumah.

Hasilnya, laga baru berjalan empat menit, serangan cepat yang dikembangkan sudah membawa Persija berhasil unggul lebih dulu melalui tendangan keras Greg Nwokolo usai menerima umpan terobosan Oliver Makor.

Tersentak dengan gol cepat itu, Deltras langsung memberikan respon dengan menekan pertahanan Persija. Peluang diperoleh Khoirul Mashuda selang tiga menit kemudian. Sayangnya, peluang itu masih bisa ditepis kiper Hendro Kartiko.

Pada menit ke-13, Deltras sempat dikejutkan dengan gol Persija yang dilesakkan Greg. Namun wasit menganulir gol itu, karena menganggap M Nasuha terlebih dulu mengganggu kiper Usman Pribadi.

Upaya Deltras untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil pada menit ke-25 setelah mendapatkan hadiah penalti. Wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran Precious Emuejeraye terhadap Marcio Souza. Cristiano Lopes yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Pasca gol itu, jual-beli serangan antara Deltras dan Persija kerap terjadi. Persija memperoleh peluang melalui Makor, namun tendangannya bisa ditepis Usman. Begitu juga dengan peluang Souza yang digagalkan Hendro. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

Pertandingan antara Deltras dan Persija tetap berlangsung sengit di babak kedua. Namun peluang yang diperoleh kedua tim selalu berhasil dikandaskan barisan belakang masing-masing lawan.

Persija mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-71 setelah Greg dilanggar Mujib Ridwan. Insiden ini juga sempat diwarnai pemukulan Sutikno kepada Greg. Tapi wasit hanya memberikan kartu kuning kepada Sutikno. Agu Casmir yang ditunjuk sebagai algojo, sukses menyarangkan bola ke gawang Usman.

Deltras yang tidak mau menelan kekalahan di hadapan publiknya memperoleh kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-79, setelah wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran Hendro terhadap Lopes. Souza yang dipercaya sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya, karena arah tendangannya berhasil dibaca Hendro.

Tuan rumah masih berupaya untuk mengejar ketertinggalannya di waktu tersisa, tapi mengalami kesulitan menembus barisan pertahanan Persija. Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Sumber: Goal.Com
Share:

Sabtu, 15 Juni 2024

Persija rusak laga kandang terakhir Deltras

siaran99,siaran99 slot

Deltras Sidoarjo harus menelan pil pahit pada laga kandang terakhirnya. The Lobster dikalahkan 1-2 oleh Persija Jakarta Minggu (12/6).

Greg Nwokolo membuka kemenangan Persija pada menit ketiga. Tuan rumah membalas melalui penalti Cristiano Lopez pada menit ke-25. Gol penentu kemenangan Persija dicetak Agu Casmir melalui titik putih (penalti) pada menit ke-72, karena pelanggaran yang dilakukan Mujib Ridwan terhadap Greg Nwokolo.

Deltras sebenarnya punya kesempatan untuk menyamakan skor setelah kembali mendapatkan penalti pada menit ke-79, karena terjadi pelanggaran terhadap Lopez. Namun, Souza yang mengambil eksekusi penalti tersebut gagal menaklukkan kiper veteran Hendro Kartiko yang mampu membaca arah bola.

Kekalahan itu tentu membuat kubu tuan rumah tak puas. "Kami jelas kecewa dengan hasil ini, meskipun sebenarnya anak-anak sudah bermain sangat maksimal," kata Pelatih Deltras Nus Yadera usai pertandingan.

Sementara itu, pelatih Persija Rahmad Dharmawan sangat bersyukur dengan kemenangan timnya, namun juga kecewa dengan kepemimpinan wasit Mulyo Hadi dari Bogor yang memberikan dua hadiah penalti kepada tuan rumah.

"Tidak seharusnya wasit menunjuk titik putih karena memang tidak ada insiden berarti. Meskipun tendangan penalti itu ahirnya gagal, kami tetap kecewa dengan keputusan wasit," ujarnya.

Sumber: DuniaSoccer


Akhir Pahit Sebuah Laga Kandang

Deltras harus menerima kenyataan pahit di laga kandang terakhirnya, Minggu (12/6) di stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Anak buah Nus Yadera itu tumbang di tangan tamunya, Persija, 1-2.

Kegagalan ini pun membuat kubu Deltras kecewa. Pelatihnya, Nus Yadera mengaku tak puas dengan hasil tersebut. "Jujur saya kecewa dengan hasil ini. Tapi secara permainan saya senang," terangnya.

Kendati kalah, pemain Deltras tak perlu sedih. Karena bonus sebesar Rp 100 juta dari manajer umum Deltras Achmad Miftahudin tetap mengucur. "Kalah atau menang, ada bonus buat mereka. Apresiasi itu pantas kami berikan," ujar Miftahudin.

Sementara itu, pelatih Persija Rahmad Dharmawan mengaku sangat kecewa dengan penalti kedua yang diberikan wasit Mulyo Hadi (Bogor) pada Deltras. "Meski tidak gol, saya kecewa dengan keputusan itu. Karena tidak seharusnya wasit memberikan penalti tanpa ada insiden berarti di sana," tutur Rahmad.

Ia juga menilai wasit salah mengambil keputusan ketika memberikan kartu kuning untuk Sutikno. "Absolut, Sutikno harus dikartu merah. Karena sangat terlihat jelas dia memukul Greg (Nwokolo)," sesalnya.

Sutikno juga layak diganjar dengan hukuman lebih berat karena dia juga meludahi Greg yang sudah terkapar kesakitan setelah ditackling secara brutal oleh stoper Deltras Mujib Riduan. Komdis harus bertindak agar insiden memalukan ini tidak terjadi lagi.

Sementara itu RD menyatakan, ia sangat mensyukuri kemenangan ini. Pasalnya, ini partai yang sangat berat buat timnya. "Tidak hanya lawan yang bermain ngotot, kami juga harus bertanding di lapangan yang sangat jelek," ucapnya.

Karena kondisi lapangan yang tidak rata dan permukaannya keras, RD harus mengubah pola permainan yang biasa ia terapkan. "Biasanya saya pakai 4-4-2. Tapi faktor lapangan membuat saya mengubahnya menjadi 3-5-2 dengan mengistirahatkan Bambang Pamungkas serta Agu Kasmir. Saya lebih memilih Greg dan Aliyudin yang memiliki kecepatan. Ternyata terbukti efektif," jabarnya.


Data & Fakta:
Gol: Christiano Lopez 26' (P) (Deltras), Greg Nwokolo 3', Agu Casmir 75' (P) (Persija)
KK: M. Zainuri 22', Sutekno 75' (Deltras), Oliver Makor 52' (Persija)
Stadion: Gelora Delta, Sidoarjo
Penonton: 10.000
Wasit: Mulyo Hadi (Bogor)

Sumber: BolaNews
Share: