Persija Jakarta gagal menuntaskan dendamnya pada tim promosi Semen Padang. Persija yang kalah 1-0 di putaran I, Oktober lalu, hanya mampu bermain imbang 1-1 di lanjutan ISL 2010/2011.
Selasa, 25 Juni 2024
Persija Akhirnya Fokus ke Runner-up
Persija Jakarta sepenuhnya menyerah mengejar status juara Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Macan Kemayoran mengalihkan konsentrasi finis di peringkat 2.
Bambang ’Bepe’ Pamungkas dkk dipastikan kembali gigit jari musim ini. Target juara ISL 2010/2011 melayang setelah hanya berbagi angka 1-1 dengan Semen Padang (SP),Kamis (2/6).Macan Kemayoran saat ini berada di peringkat 3 dengan nilai 42 dari 24 laga. Mereka terpaut satu angka dari runner-up sementara SP. Status klub Ibu Kota ini juga terancam Arema FC Malang.
Singo Edan, julukan Arema,berada di peringkat 4 dengan nilai 40 dari 24 laga.Asisten Manajer Persija Benny Erwin mengatakan,tim sudah kehilangan momentum. ”Pertandingan kemarin sebenarnya momentum bagi Persija terus menjaga peluang juara,meski sangat kecil.Peluang juara lepas.Kami tidak bisa lagi mengejar Persipura (Jayapura).Mereka sudah menjadi juara,apalagi kalau besok (hari ini) menang,”kata Benny.
Berhasil melewati target angka pada tiga laga sebelumnya,Bepe dkk justru gagal saat menghadapi SP.Sebelumnya Persija meraih tiga angka saat menjamu Persisam Putra Samarinda dan Bontang FC.Mereka hampir melewati target satu angka saat dijamu Sriwijaya FC (SFC),tapi laga akhirnya berakhir 3-3. Dengan modal nilai 42 dan tersisa empat laga,Macan Kemayoran maksimal hanya mengoleksi nilai 54.
Bandingkan dengan potensi Persipura.Mereka bisa saja mengoleksi 66 angka bila menang pada lima pertandingan sisa. ”Fokus kami saat ini adalah finis di peringkat 2.Kami masih unggul dua laga atas SP.Kami harus menang pada sisa laga terakhir agar bertahan di peringkat 2.Target melaju ke kompetisi level Asia harga mati setelah pintu peluang juara lenyap,” lanjutnya.
Hanya berbagi angka pada dua laga terakhir,Macan Kemayoran berpotensi menang saat menjamu Pelita Jaya pada Minggu (5/6).Mereka juga bisa mengoptimalkan laga home terakhir saat menjamu PSPS Pekanbaru pada Sabtu (19/6).Namun,beban berat harus mereka pikul saat dijamu Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo.
Sumber: BolaIndo
Bambang ’Bepe’ Pamungkas dkk dipastikan kembali gigit jari musim ini. Target juara ISL 2010/2011 melayang setelah hanya berbagi angka 1-1 dengan Semen Padang (SP),Kamis (2/6).Macan Kemayoran saat ini berada di peringkat 3 dengan nilai 42 dari 24 laga. Mereka terpaut satu angka dari runner-up sementara SP. Status klub Ibu Kota ini juga terancam Arema FC Malang.
Singo Edan, julukan Arema,berada di peringkat 4 dengan nilai 40 dari 24 laga.Asisten Manajer Persija Benny Erwin mengatakan,tim sudah kehilangan momentum. ”Pertandingan kemarin sebenarnya momentum bagi Persija terus menjaga peluang juara,meski sangat kecil.Peluang juara lepas.Kami tidak bisa lagi mengejar Persipura (Jayapura).Mereka sudah menjadi juara,apalagi kalau besok (hari ini) menang,”kata Benny.
Berhasil melewati target angka pada tiga laga sebelumnya,Bepe dkk justru gagal saat menghadapi SP.Sebelumnya Persija meraih tiga angka saat menjamu Persisam Putra Samarinda dan Bontang FC.Mereka hampir melewati target satu angka saat dijamu Sriwijaya FC (SFC),tapi laga akhirnya berakhir 3-3. Dengan modal nilai 42 dan tersisa empat laga,Macan Kemayoran maksimal hanya mengoleksi nilai 54.
Bandingkan dengan potensi Persipura.Mereka bisa saja mengoleksi 66 angka bila menang pada lima pertandingan sisa. ”Fokus kami saat ini adalah finis di peringkat 2.Kami masih unggul dua laga atas SP.Kami harus menang pada sisa laga terakhir agar bertahan di peringkat 2.Target melaju ke kompetisi level Asia harga mati setelah pintu peluang juara lenyap,” lanjutnya.
Hanya berbagi angka pada dua laga terakhir,Macan Kemayoran berpotensi menang saat menjamu Pelita Jaya pada Minggu (5/6).Mereka juga bisa mengoptimalkan laga home terakhir saat menjamu PSPS Pekanbaru pada Sabtu (19/6).Namun,beban berat harus mereka pikul saat dijamu Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo.
Sumber: BolaIndo
Senin, 24 Juni 2024
Gol Tunggal Greg Nwokolo Menangkan Persija
Persija Jakarta berhasil menggeser posisi Arema Indonesia di peringkat kedua setelah mengalahkan Pelita Jaya Jawa Barat dalam laga lanjutan kompetisi Superliga Indonesia sore tadi (05/06). Persija unggul tipis 1-0 berkat gol Greg Nwokolo di babak kedua.
Bermain sebagai tim tamu ternyata tidak membuat Pelita Jaya Jawa Barat bermain bertahan, malah di 15 menit pertama Pelita mendapatkan dua peluang emas. Pertama melalui tendangan Engelbert Sani di luar kotak penalti dan kemudian tandukan Chris Doig memanfaatkan tendangan sudut, namun sayang tidak ada peluang yang dapat dikonversi menjadi gol.
Persija mendapat peluang emas pada menit ke-28, Greg Nwokolo mengancam gawang Pelita dengan tendangan kerasnya di luar kotak penalti, tetapi sayang bola masih membentur tiang gawang dan bola muntah masih belum dapat dimanfaatkan oleh pemain Persija lainnya.
Empat menit kemudian, I Kadek Wardana melakukan penyelamatan gemilang. Kiper Pelita Jaya tersebut berhasil menepis tendangan bebas Ismed Sofyan yang meluncur deras ke arah gawangnya.
Pada babak kedua, baik Persija dan Pelita Jaya tidak mau mengendurkan serangan. Kedua tim memperoleh peluang yang membahayakan gawang lawan, namun sayang baik Safee Sali maupun Bambang Pamungkas masih belum dapat memaksimalkan peluang yang mereka dapat.
Pada menit ke-72 Persija akhirnya berhasil mencetak gol melalui tandukan Greg Nwokolo, pemain yang dikabarkan akan dinaturalisasi tersebut mencetak gol memanfaatkan umpan silang Bambang. Namun gol tersebut tampak sedikit kontroversial karena Greg juga melabrak tubuh kiper Pelita yang akan menangkap bola umpan lambung Bambang.
Pada menit ke-80 Pelita hampir saja menyamakan kedudukan apabila Hendro Kartiko tidak dengan sigap menepis tendangan keras Ramirez dari dalam kotak penalti. Pada sisa waktu yang ada Pelita gagal memanfaatkan peluang sehingga kedudukan 1-0 bertahan sampai peluit panjang berbunyi.
Sumber: Goal.Com
Bermain sebagai tim tamu ternyata tidak membuat Pelita Jaya Jawa Barat bermain bertahan, malah di 15 menit pertama Pelita mendapatkan dua peluang emas. Pertama melalui tendangan Engelbert Sani di luar kotak penalti dan kemudian tandukan Chris Doig memanfaatkan tendangan sudut, namun sayang tidak ada peluang yang dapat dikonversi menjadi gol.
Persija mendapat peluang emas pada menit ke-28, Greg Nwokolo mengancam gawang Pelita dengan tendangan kerasnya di luar kotak penalti, tetapi sayang bola masih membentur tiang gawang dan bola muntah masih belum dapat dimanfaatkan oleh pemain Persija lainnya.
Empat menit kemudian, I Kadek Wardana melakukan penyelamatan gemilang. Kiper Pelita Jaya tersebut berhasil menepis tendangan bebas Ismed Sofyan yang meluncur deras ke arah gawangnya.
Pada babak kedua, baik Persija dan Pelita Jaya tidak mau mengendurkan serangan. Kedua tim memperoleh peluang yang membahayakan gawang lawan, namun sayang baik Safee Sali maupun Bambang Pamungkas masih belum dapat memaksimalkan peluang yang mereka dapat.
Pada menit ke-72 Persija akhirnya berhasil mencetak gol melalui tandukan Greg Nwokolo, pemain yang dikabarkan akan dinaturalisasi tersebut mencetak gol memanfaatkan umpan silang Bambang. Namun gol tersebut tampak sedikit kontroversial karena Greg juga melabrak tubuh kiper Pelita yang akan menangkap bola umpan lambung Bambang.
Pada menit ke-80 Pelita hampir saja menyamakan kedudukan apabila Hendro Kartiko tidak dengan sigap menepis tendangan keras Ramirez dari dalam kotak penalti. Pada sisa waktu yang ada Pelita gagal memanfaatkan peluang sehingga kedudukan 1-0 bertahan sampai peluit panjang berbunyi.
Sumber: Goal.Com
Persija Jakarta salip Arema dan Semen Padang
Persija Jakarta menyalip Arema Malang dan Semen Padang. Kemenangan atas Pelita Jaya, Minggu (5/6) membuat Macan Kemayoran kini menduduki posisi kedua klasemen sementara ISL.
Bermain di Stadion Manahan, Persija sebenarnya mengawali laga dengan tidak begitu baik. Sepanjang babak pertama, tak ada peluang yang berhasil diselesaikan. Skor kacamata bertahan.
Memasuki babak kedua, penampilan Persija membaik. Tekanan demi tekanan terus dilakukan ke pertahanan Pelita. Hingga akhirnya, Greg Nwokolo memecah kebuntuan pada menit ke-70. Saat beradu badan, sundulan Greg lebih tinggi daripada kiper Pelita sehingga gol pun tercipta.
Gol itu menjadi pembeda hasil akhir kedua tim. Dengan hasil ini, Persija naik ke posisi kedua dengan 45 poin dari 25 laga. Unggul dua angka atas Arema dan Semen Padang, tertinggal 7 poin dari Persipura Jayapura yang berada di posisi teratas.
Sumber: DuniaSoccer
Bermain di Stadion Manahan, Persija sebenarnya mengawali laga dengan tidak begitu baik. Sepanjang babak pertama, tak ada peluang yang berhasil diselesaikan. Skor kacamata bertahan.
Memasuki babak kedua, penampilan Persija membaik. Tekanan demi tekanan terus dilakukan ke pertahanan Pelita. Hingga akhirnya, Greg Nwokolo memecah kebuntuan pada menit ke-70. Saat beradu badan, sundulan Greg lebih tinggi daripada kiper Pelita sehingga gol pun tercipta.
Gol itu menjadi pembeda hasil akhir kedua tim. Dengan hasil ini, Persija naik ke posisi kedua dengan 45 poin dari 25 laga. Unggul dua angka atas Arema dan Semen Padang, tertinggal 7 poin dari Persipura Jayapura yang berada di posisi teratas.
Sumber: DuniaSoccer
Minggu, 23 Juni 2024
Menang Tipis, Persija Tatap Play-off LCA
Rapor positif dicatatkan Persija.Setelah dua laga sebelumnya berbagi angka dengan Sriwijaya FC (SFC) dan Semen Padang (SP), Bambang Bepe Pamungkas dkk akhirnya sukses mendulang tiga angka. Kemenangan didapat berkat gol semata wayang Greg Nwokolo pada menit ke-70. Kembali menunjukkan produktivitas, membuat Greg mengoleksi 10 gol,hasil merumput 2.061 menit atau 91,6%.
Pemain yang kabarnya sedang mengajukan diri untuk naturalisasi menjadi warga negara Indonesia (WNI) sebenarnya pada laga ini juga berpeluang menambah pundi golnya.Sayang,tendangannya membentur tiang gawang pada menit ke-28. Bola muntah tersebut juga gagal dikonversi menjadi gol oleh Oliver Makor. Kami berhasil memanfaatkan penurunan kondisi fisik Pelita Jaya pada babak kedua.
Mereka kehabisan tenaga karena sangat energik pada babak pertama dengan memforsir stamina.Kami akui Pelita Jaya memang sangat mobile pada babak pertama sehingga sulit ditembus,kata Pelatih Persija Rahmad RD Darmawan, kemarin. Meraih kemenangan membuat status Persija di klasemen terkoreksi positif. Macan Kemayoran naik dua setrip ke posisi runner-up.Bepe dkk menggusur SP dan Arema FC Malang.
Klub idola kelompok suporter Jakmania ini sekarang mengumpulkan nilai 45 dari 25 laga. Persija unggul dua angka atas SP dan Arema dengan jumlah pertandingan sama. Singo Edan,julukan Arema,berada di urutan 3 karena unggul produktivitas plus 3 gol atas SP.Berstatus runner-up membuka tiket ke play-off Liga Champions Asia (LCA) musim depan.Sebab,Piala Indonesia tahun ini ditiadakan.
Arema dan Semen Padang tetap ancaman serius.Tapi,kami hanya akan fokus pada laga menghadapi Persela Lamongan. Persija tidak meremehkan tim manapun. Biar kompetisi yang memberikan posisi terbaik bagi Persija pada akhir musim nanti,tutur RD. Macan Kemayoran sebelumnya terhapus dari peta perburuan gelar juara setelah berbagi angka pada dua laga sebelumnya.
Bepe dkk juga takluk 1-2 dari tuan rumah Arema,sebelum menang atas Persisam Putra Samarinda dan Bontang FC. Berbeda dengan Persipura Jayapura yang menunjukkan stabilitas performa.Pasukan berjuluk Mutiara Hitam tinggal menunggu waktu guna memastikan status juara ISL kedua kali.Efek berbagi angka 1-1 dengan tuan rumah Deltras Sidoarjo,Sabtu (4/6), mereka berpeluang memastikan trofi saat dijamu Persisam,Rabu (8/6).
Hal terpenting bagi Persija akan mengatur recovery pemain.Agenda kami sangat padat.Besok (hari ini) kami harus ke Lamongan dengan bus.Butuh waktu enam sampai tujuh jam,dan ini artinya problem bagi pemain.Tapi yang terpenting, bagaimana membuat pemain bisa menikmati kondisi ini,ujarnya. Sementara itu,gagal meraih angka membuat posisi Pelita Jaya makin terbenam di urutan 12.
Klub yang kini bermarkas di Karawang hanya membukukan nilai 27 dari 25 laga.Mereka tetap terpaut lima angka dari Persiwa Wamena yang berada tepat di atasnya. Posisi mereka terancam kudeta oleh Deltras Sidoarjo.Sebab,Deltras hanya tertinggal satu angka dengan sisa laga satu. Hanya menyisakan tiga laga,tiket play-off ISL tahun ini menjadi milik Bontang FC.
Selepas laga,Asisten Pelatih Pelita Jaya Jajang Nurjaman menilai gol Persija berbau kontroversi.Menurut dia,wasit yang memimpin laga ini tak jeli dalam mengamati terjadinya gol itu. Gol Persija tidak seharusnya disahkan. Sebab,itu jelas pelanggaran. Kami kecewa dengan keputusan wasit.Kami sudah bermain bagus,tapi dikalahkan dengan cara-cara seperti itu.Pelita akan fokus pada tiga laga sisa untuk mendapatkan posisi lebih baik di akhir musim,tandas Jajang.
Sumber: IndonesianSoccer
Pemain yang kabarnya sedang mengajukan diri untuk naturalisasi menjadi warga negara Indonesia (WNI) sebenarnya pada laga ini juga berpeluang menambah pundi golnya.Sayang,tendangannya membentur tiang gawang pada menit ke-28. Bola muntah tersebut juga gagal dikonversi menjadi gol oleh Oliver Makor. Kami berhasil memanfaatkan penurunan kondisi fisik Pelita Jaya pada babak kedua.
Mereka kehabisan tenaga karena sangat energik pada babak pertama dengan memforsir stamina.Kami akui Pelita Jaya memang sangat mobile pada babak pertama sehingga sulit ditembus,kata Pelatih Persija Rahmad RD Darmawan, kemarin. Meraih kemenangan membuat status Persija di klasemen terkoreksi positif. Macan Kemayoran naik dua setrip ke posisi runner-up.Bepe dkk menggusur SP dan Arema FC Malang.
Klub idola kelompok suporter Jakmania ini sekarang mengumpulkan nilai 45 dari 25 laga. Persija unggul dua angka atas SP dan Arema dengan jumlah pertandingan sama. Singo Edan,julukan Arema,berada di urutan 3 karena unggul produktivitas plus 3 gol atas SP.Berstatus runner-up membuka tiket ke play-off Liga Champions Asia (LCA) musim depan.Sebab,Piala Indonesia tahun ini ditiadakan.
Arema dan Semen Padang tetap ancaman serius.Tapi,kami hanya akan fokus pada laga menghadapi Persela Lamongan. Persija tidak meremehkan tim manapun. Biar kompetisi yang memberikan posisi terbaik bagi Persija pada akhir musim nanti,tutur RD. Macan Kemayoran sebelumnya terhapus dari peta perburuan gelar juara setelah berbagi angka pada dua laga sebelumnya.
Bepe dkk juga takluk 1-2 dari tuan rumah Arema,sebelum menang atas Persisam Putra Samarinda dan Bontang FC. Berbeda dengan Persipura Jayapura yang menunjukkan stabilitas performa.Pasukan berjuluk Mutiara Hitam tinggal menunggu waktu guna memastikan status juara ISL kedua kali.Efek berbagi angka 1-1 dengan tuan rumah Deltras Sidoarjo,Sabtu (4/6), mereka berpeluang memastikan trofi saat dijamu Persisam,Rabu (8/6).
Hal terpenting bagi Persija akan mengatur recovery pemain.Agenda kami sangat padat.Besok (hari ini) kami harus ke Lamongan dengan bus.Butuh waktu enam sampai tujuh jam,dan ini artinya problem bagi pemain.Tapi yang terpenting, bagaimana membuat pemain bisa menikmati kondisi ini,ujarnya. Sementara itu,gagal meraih angka membuat posisi Pelita Jaya makin terbenam di urutan 12.
Klub yang kini bermarkas di Karawang hanya membukukan nilai 27 dari 25 laga.Mereka tetap terpaut lima angka dari Persiwa Wamena yang berada tepat di atasnya. Posisi mereka terancam kudeta oleh Deltras Sidoarjo.Sebab,Deltras hanya tertinggal satu angka dengan sisa laga satu. Hanya menyisakan tiga laga,tiket play-off ISL tahun ini menjadi milik Bontang FC.
Selepas laga,Asisten Pelatih Pelita Jaya Jajang Nurjaman menilai gol Persija berbau kontroversi.Menurut dia,wasit yang memimpin laga ini tak jeli dalam mengamati terjadinya gol itu. Gol Persija tidak seharusnya disahkan. Sebab,itu jelas pelanggaran. Kami kecewa dengan keputusan wasit.Kami sudah bermain bagus,tapi dikalahkan dengan cara-cara seperti itu.Pelita akan fokus pada tiga laga sisa untuk mendapatkan posisi lebih baik di akhir musim,tandas Jajang.
Sumber: IndonesianSoccer
Rahmad Darmawan Sebut Pemain Persija Jakarta Kelelahan
Pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan mengungkapkan, tim besutannya tidak bisa tampil maksimal ketika mengalahkan Pelita Jaya Karawang 1-0 di Stadion Manahan, Solo, Minggu [5/6].
Tim Macan Kemayoran harus bekerja untuk meraih kemenangan di pertandingan tersebut. Greg Nwokolo tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol tunggal kemenangan Persija pada menit ke-70.
Menurut RD, sapaan Rahmad, turunnya performa pemain akibat mereka mengalami kelelahan usai menjalani serangkaian pertandingan yang sangat ketat dan padat dalam satu pekan.
“Saya akui permainan kami tidak maksimal di pertandingan tadi, karena anak-anak kurang bugar setelah mereka cukup kelelahan menjalani tiga pertandingan dalam satu minggu. Tapi saya senang mereka bisa memanfaatkan peluang untuk mencetak gol,” ujar RD.
“Selain itu, Pelita Jaya juga bermain bagus, dan memberikan penjagaan ketat terhadap pemain kami, terutama di babak pertama. Namun kami berhasil keluar dari tekanan di babak kedua.”
Sumber: Goal.Com
Tim Macan Kemayoran harus bekerja untuk meraih kemenangan di pertandingan tersebut. Greg Nwokolo tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol tunggal kemenangan Persija pada menit ke-70.
Menurut RD, sapaan Rahmad, turunnya performa pemain akibat mereka mengalami kelelahan usai menjalani serangkaian pertandingan yang sangat ketat dan padat dalam satu pekan.
“Saya akui permainan kami tidak maksimal di pertandingan tadi, karena anak-anak kurang bugar setelah mereka cukup kelelahan menjalani tiga pertandingan dalam satu minggu. Tapi saya senang mereka bisa memanfaatkan peluang untuk mencetak gol,” ujar RD.
“Selain itu, Pelita Jaya juga bermain bagus, dan memberikan penjagaan ketat terhadap pemain kami, terutama di babak pertama. Namun kami berhasil keluar dari tekanan di babak kedua.”
Sumber: Goal.Com
Sabtu, 22 Juni 2024
RD enggan komentar soal wasit Persija vs Pelita
Pelatih Pelita Jaya, Misha Radovic, mengeluhkan kepemimpinan wasit saat timnya ditaklukkan Persija Jakarta 0-1 dalam lanjutan Liga Super Indonesia, Minggu (5/6/2011). Wasit dinilai pelatih asal Serbia itu banyak melakukan keputusan-keputusan yang merugikan bagi timnya.
Wasit yang memimpin pertandingan kali ini adalah Anselmus asal Surabaya. Anselmus memang kurang cakap dalam memimpin pertandingan. Itu terlihat ketika pelanggaran terjadi kepada Mahdis Fariz. Hakim garis sudah mengangkat bendera tanda adanya pelanggaran. Namun, Anselmus tetap melanjutkan pertandingan.
Misha juga mengecewakan terjadinya gol tunggal Persija yang diciptakan Greg Nwokolo pada menit ke-70. Ia menilai adanya pelanggaran kepada kiper I Made Kadek Wardana saat berduel udara dengan Greg.
"Kami tampil bagus. Namun, secara kesuluruhan wasit merugikan kami. Gol Persija terjadi pelanggaran. Wasit harus dibenahi karena hal ini juga terjadi kepada tim-tim lain," beber Misha usai pertandingan.
Hal senada disampaikan Manajer Pelita, Lalu Mara. Ia mengaku frustrasi dengan kinerja wasit. "Wasit juga manusia. Kalah yah kalah. Tapi kalau cara kalah begini enggak enak. Kalau pelanggaran bilang pelanggaran. Ini pertandingan live. Masa hakim garis bilang pelanggaran, tapi wasit terus melanjutkan pertandingan. Wasit seharusnya melindungi pemain. Angelbert tadi dilanggar keras oleh Oliver Makor. Harusnya itu diganjar kartu. Rasanya, saya ada batasnya. Saya tidak bicara seperti ini," paparnya.
Sementara itu pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan enggan banyak berkomentar dengan kepemimpinan wasit. Sebab, menurutnya, wasit juga kerap merugikan timnya pada pertandingan-pertandingan lain.
Terkait protes Pelita, Rahmad mengatakan, "Saat melawan Semen Padang, kami juga dirugikan oleh keputusan wasit. Gol tersebut off side. Kami juga harusnya mendapatkan penalti. Tapi, saya enggak berkomentar. Lebih baik lihat rekaman ulang. Nanti bisa dilihat apakah terjadi pelanggaran."
Terlepas dari itu, Rahmad juga memuji penampilan Pelita pada pertandingan tadi. "Mereka bermain dengan organisasi yang bagus. Pemain kami juga kurang bugar karena tampil tiga kali dalam sepekan," jelas pelatih asal Lampung itu.
Sumber: BolaIndo
Wasit yang memimpin pertandingan kali ini adalah Anselmus asal Surabaya. Anselmus memang kurang cakap dalam memimpin pertandingan. Itu terlihat ketika pelanggaran terjadi kepada Mahdis Fariz. Hakim garis sudah mengangkat bendera tanda adanya pelanggaran. Namun, Anselmus tetap melanjutkan pertandingan.
Misha juga mengecewakan terjadinya gol tunggal Persija yang diciptakan Greg Nwokolo pada menit ke-70. Ia menilai adanya pelanggaran kepada kiper I Made Kadek Wardana saat berduel udara dengan Greg.
"Kami tampil bagus. Namun, secara kesuluruhan wasit merugikan kami. Gol Persija terjadi pelanggaran. Wasit harus dibenahi karena hal ini juga terjadi kepada tim-tim lain," beber Misha usai pertandingan.
Hal senada disampaikan Manajer Pelita, Lalu Mara. Ia mengaku frustrasi dengan kinerja wasit. "Wasit juga manusia. Kalah yah kalah. Tapi kalau cara kalah begini enggak enak. Kalau pelanggaran bilang pelanggaran. Ini pertandingan live. Masa hakim garis bilang pelanggaran, tapi wasit terus melanjutkan pertandingan. Wasit seharusnya melindungi pemain. Angelbert tadi dilanggar keras oleh Oliver Makor. Harusnya itu diganjar kartu. Rasanya, saya ada batasnya. Saya tidak bicara seperti ini," paparnya.
Sementara itu pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan enggan banyak berkomentar dengan kepemimpinan wasit. Sebab, menurutnya, wasit juga kerap merugikan timnya pada pertandingan-pertandingan lain.
Terkait protes Pelita, Rahmad mengatakan, "Saat melawan Semen Padang, kami juga dirugikan oleh keputusan wasit. Gol tersebut off side. Kami juga harusnya mendapatkan penalti. Tapi, saya enggak berkomentar. Lebih baik lihat rekaman ulang. Nanti bisa dilihat apakah terjadi pelanggaran."
Terlepas dari itu, Rahmad juga memuji penampilan Pelita pada pertandingan tadi. "Mereka bermain dengan organisasi yang bagus. Pemain kami juga kurang bugar karena tampil tiga kali dalam sepekan," jelas pelatih asal Lampung itu.
Sumber: BolaIndo












