Selamat datang di situs bola gacor yang menyuguhkan akses mudah dan cepat. Setiap harinya, selalu memberikan pilihan slot gacor dan prediksi liputan bola terbaik serta menyediakan layanan transaksi 24 jam nonstop.

KASUS303 MAXWIN

Kasus303 Gampang Maxwin dan Jackpot

Rabu, 19 Juni 2024

Persija tak Mau Sepelekan Persela

siaran99,siaran99 slot

Nama Persela Lamongan dipertaruhkan di hadapan para pendukungnya. Saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Surajaya Lamongan malam nanti (9/6) militansi para pemain Persela patut dipertanyakan jika sampai keok lagi. Sebab itu akan membuat mereka mengalami hat-trick kalah dalam tiga laga terakhir Indonesia Super League (ISL). (Siaran langsung AnTV, 19.00 WIB).

Dua kekalahan sebelumnya adalah dipermalukan Persipura 0-1 di kandang pada 31 Mei, dan ditaklukkan Arema 0-1 di Stadion Kanjuruhan pada 4 Juni. Dua kekalahan itu memacu adrenalin tim polesan Subangkit itu untuk mengakhiri episode negatif. Mereka tak mau jadi pecundang lagi seperti halnya saat dikalahkan tim tamu Persipura Jayapura maupun tuan rumah Arema Indonesia. Kemenangan bakal jadi obat penebus kekalahan sebelumnya.

Pelatih Persela Subangkit menegaskan bahwa ambisi memenangi laga nanti malam tidak hanya sekadar diomongkan. Dia sudah mempersiapkan tim asuhannya sedemikian rupa. Menurut Subangkit, kekuatan lawan berjuluk Macan Kemayoran merata. Secara individu, para pemain Persija memiliki skill bagus. Tim pujaan The Jakmania itu dinilai tajam di lini depan dan kukuh di barisan pertahanan.

"Tapi, itu bukan berarti tidak bisa ditembus. Kita akan membombardir mereka dengan serangan cepat. Karena kita tahu mereka mungkin dalam kondisi kelelahan. Tekad kita hanya ingin menang untuk mencari obat penawar dua pil pahit yang kita dapatkan dari dua kekalahan sebelumnya," katanya.

Untuk menghadapi Persija, Persela tidak mengalami banyak perubahan komposisi tim. Hingga kemarin, hanya seorang pemain yang dipastikan absen. Dia adalah Kim Yong Han, second striker asal Korea Selatan. Dia cedera tertarik ototnya saat dijamu Arema Indonesia beberapa hari lalu.

Seperti halnya tim tuan rumah, Persija juga dalam kondisi full team. Hanya seorang pemainnya yang dipastikan tidak bisa diturunkan. Dia adalah Syamsul Chaerudin. Dia masih belum sembuh seratus persen dari cedera punggung yang dialaminya saat bertanding melawan Sriwijaya FC Palembang.

"Memang benar. Tim kami dalam kondisi capai. Bayangkan, lawan Persela ini kita bertanding untuk kali keempat selama 12 hari ini. Jadi persiapan kita praktis hanya pengembalian fisik dan sedikit strategi permainan saja," ujar pelatih Persija Rahmad Darmawan.

Disinggung soal persiapan lebih detail, pelatih yang akrab disapa RD ini memilih merendah. Dia lebih mengunggulkan Persela. Pelatih yang belum memastikan bersedia menjadi asisten pelatih di timnas PSSI itu menilai tim tuan rumah di putaran kedua ISL mengalami perkembangan pesat. Kekuatan timnya utuh dan cenderung menunjukkan permainan dengan kualitas tinggi.

"Saya melihat dua kekalahan dari dua pertandingan lawan Persipura dan Arema, itu hanya kekurangberuntungan Persela saja. Untuk itu kita juga harus waspadai kekuatan baru Persela ini," katanya usai memandu anak asuhnya uji lapangan di Stadion Surajaya Lamongan kemarin pagi.

Sumber: BolaIndo
Share:

Tahan Persela, Macan kembali ke posisi 2

siaran99,siaran99 slot

Perebutan posisi runner-up Superliga Indonesia 2010/11 semakin ketat setelah Persija Jakarta bermain imbang tanpa gol melawan Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Kamis [9/6] malam WIB.

Tambahan satu angka membuat Persija naik ke peringkat dua klasemen sementara menggeser Arema Indonesia setelah mengumpulkan nilai 46. Raihan poin Persija sama dengan Arema, namun tim Macan Kemayoran unggul selisih gol.

Sedangkan bagi Persela, hasil imbang membuat tim Laskar Joko Tingkir naik ke peringkat delapan usai mengoleksi nilai 33. Perolehan poin Persela sama dengan Persib Bandung dan Persiwa Wamena, namun unggul selisih gol.

Persela juga mengumpulkan nilai sama dengan PSPS Pekanbaru yang berada satu tangga di atasnya, tapi kalah selisih gol. Dengan demikian, Persela belum memperoleh kemenangan di tiga pertandingan terakhir.

Dalam duel ini, Persela dan Persija memperagakan permainan terbuka, dan saling memberi tekanan. Sejumlah peluang diperoleh kedua tim, tapi tidak bisa dikonversi menjadi gol.

Laga memasuki menit ke-14, Persija mendapatkan peluang melalui Agu Casmir. Tapi tendangan pemain asal Singapura masih belum menemui sasaran.

Persela yang juga memperagakan permainan menyerang merespon gebrakan Persija. Selang empat menit kemudian, Reduanne Barkaoui memperoleh peluang. Tapi sepakan pemain asal Maroko itu masih melebar dari gawang Persija.

Peluang kembali diperoleh Persela selepas laga berjalan setengah jam. Kali ini tendangan melengkung Gustavo Lopez dapat dimentahkan kiper Hendro Kartiko. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.

Saling serang antara Persela dan Persija tetap terjadi di babak kedua. Persija nyaris unggul ketika pertandingan memasuki menit ke-53. Tapi tendangan Bambang Pamungkas membentur mistar gawang.

Persela yang tidak mau menelan malu di hadapan pendukungnya menggempur pertahanan Persija. Laga berjalan satu jam, Persela mendapat peluang melalui Gustavo Lopes, tapi tendangannya tidak menemui sasaran.

Peluang terbaik Persela untuk unggul dari lawannya diperoleh pada menit ke-75. Namun tendangan bebas Gustavo Lopes dapat ditepis Hendro. Hingga pluit panjang ditiupkan wasit, skor kacamata tidak mengalami perubahan.

Sumber: Goal.Com
Share:

Selasa, 18 Juni 2024

Bambang Pamungkas: PSSI Tak Optimalkan Pembinaan Dini

siaran99,siaran99 slot

Indonesia memiliki talenta pemain sepak bola usia dini yang tidak kalah hebat dibanding negara-negara lain, tetapi tidak maksimalnya pembinaan yang dilakukan PSSI membuat bakat mereka tidak berkembang dengan baik.

"Di level usia dini, bakat-bakat pemain yang ada di Indonesia masih bisa bersaing di ajang internasional. Tapi, begitu mereka masuk jenjang junior dan senior, kualitasnya justru menurun," kata penyerang tim nasional Bambang Pamungkas kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (11/06).

Pemain Persija Jakarta itu datang ke Surabaya untuk menghadiri kompetisi sepak bola usia dini "Biskuat Tiger Cup" yang diikuti sekitar 1.920 pemain dari 128 tim asal Surabaya dan daerah sekitarnya.

"Pembinaan usia dini masih diabaikan oleh PSSI. Padahal, dari jenjang itu mereka akan menjadi pemain-pemain hebat di masa mendatang," ujar Bambang yang telah tiga tahun menjadi Duta Biskuat.

Menurut pemain yang akrab disapa Bepe itu, untuk membentuk pemain yang memiliki kualitas bagus, tidak bisa dilakukan dengan cara instan tetapi harus dibina sejak masih usia anak-anak dan terus berjenjang hingga dewasa.

Pembinaan semacam itu dilakukan negara-negara yang sepak bolanya telah berkembang dengan pesat.

"Mereka punya kompetisi rutin mulai tingkatan anak-anak, remaja, junior hingga senior, sehingga bakat-bakat pemainnya terus berkembang. Itu yang tidak bisa dilakukan PSSI," ujarnya.

Selain itu, Bepe juga menyinggung banyaknya pemain asing yang masuk ke Indonesia sebagai salah satu kendala berkembangnya potensi pemain lokal.

"Anda lihat sekarang dalam beberapa tahun terakhir, skuad tim nasional kita hanya diperkuat pemain yang itu-itu saja. Potensi pemain kita banyak yang tenggelam oleh pemain asing," tambahnya.

Bepe memberikan apresiasi kepada instansi-instansi swasta yang bersedia menggelar kompetisi sepak bola untuk anak-anak atau usia dini. "Tapi, ini tetap harus ada tindak lanjutnya," ujarnya.

Kompetisi sepak bola usia dini "Biskuat Tiger Cup" digelar di enam kota, yakni Makassar dan Medan pada 28-29 Mei, Bandung (4-5 Juni), kemudian Surabaya, Solo, dan Jakarta dilaksanakan bersamaan pada 11-12 Juni.

"Juara dari masing-masing kota berhak melaju ke babak final di Bali pada 20-23 Juni mendatang," kata Marketing Executive Biskuat PT Kraft Foods Indonesia, Stephanie Tunggal.

Ia mengatakan tim juara akan mendapatkan kesempatan mengikuti pemusatan latihan selama delapan hari (25 Juni-3 Mei 2011) bersama dua pemain yang menjadi Duta Biskuat, yakni Bambang Pamungkas dan Cesc Fabregas (Spanyol).

Sumber: BolaIndo
Share:

Jelang dijamu Deltras, Persija siap tampil maksimal

siaran99,siaran99 slot

Menghadapai Deltras Sidoarjo, pelatih Persija Rahmad Darmawan mengatakan kondisi timnya cukup kondusif dan siap tampil maksimal, kendati sebagian besar pemain dilanda kelelahan fisik karena jadwal pertandingan beruntun.

"Kami akan berusaha mendapatkan poin karena ingin mempertahankan posisi kedua di klasemen. Tapi, kami juga tidak boleh meremehkan Deltras," katanya.

Ia menambahkan trio pemain Brasil yang dimiliki Deltras, yakni Danilo, Marcio dan Lopez, harus menjadi perhatian anak asuhnya karena menjadi kunci permainan tuan rumah.

Dia sudah meminta barisan belakang tim Macan Kemayoran untuk mewaspadai pergerakan mereka, baik ketika ada bola maupun tidak ada bola. "Ketiganya pemain yang berbahaya," tambahnya.

Sumber: BolaLiar
Share:

Senin, 17 Juni 2024

Lawan Persija, Deltras termotivasi bonus

siaran99,siaran99 slot

Motivasi punggawa Deltras Sidoarjo dipastikan berlipat ganda saat menjamu Persija Jakarta dalam laga lanjutan kompetisi Superliga Indonesia hari ini (12/06), di stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Pelatih Deltras, Nus Yadera, mengungkapkan bahwa para pemainnya sangat termotivasi untuk mengalahkan Persija, apalagi bonus kemenangan atas PSPS Pekanbaru juga sudah cair sehingga menambah motivasi mereka.

"Seluruh pemain sudah bertekad untuk bermain `all out` dan meraih kemenangan. Apalagi, bonus kemenangan laga sebelumnya lawan PSPS Pekanbaru juga sudah diberikan," kata Nus Yadera.

Usai menjalani sesi latihan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, pemain-pemain Deltras mendapatkan kabar gembira dengan cairnya bonus sebesar Rp75 juta yang disampaikan langsung General Manager Deltras Ahmad Miftahudin.

"Seluruh pemain harus fokus ke pertandingan, tidak perlu memikirkan yang lain. Gaji pemain sudah diamankan dan mudah-mudahan segera cair," kata Miftahudin.

Sementara apabila menghadapi Persija, selain bonus Rp100 juta, pemain Deltras juga dijanjikan tambahan bonus Rp5 juta untuk setiap gol kemenangan yang berhasil dicetak saat menghadapi Persija.

Sumber: Goal.Com

Bonus Besar bila Deltras Bekuk Persija

Jadwal pertandingan yang ketat memaksa pelatih Delta Putra Sidoarjo (Deltras) Nus Yadera pandai mengatur stamina para pemain. Setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru 4-3 pada Kamis lalu (9/6), Danilo Fernando dkk harus menghadapi Persija Jakarta Minggu besok (12/6).

Itu berarti, mereka hanya memiliki waktu sehari penuh un tuk melakukan recovery. ’’Saya sudah menyadari kondisi ini sejak awal. Maka, para pemain yang kemarin ber main melawan PSPS saya beri kesempatan untuk istirahat secara total,’’ ujar Nus Yadera kemarin (10/6).

Dengan demikian, pemain yang tidak la tihan tetap menjalani sesi latihan seperti biasa. Itu meru pakan salah satu strategi untuk menyiasati jadwal pertandingan yang cukup padat dalam bu lan ini. ’’Tapi, mulai besok (hari ini, Red) semua pemain sudah berkumpul kembali. Sebab, ka mi harus menjajal lapangan, sebagai pun cak persiap an sebelum melawan Persija Ja karta. Kemung kinan, dari latihan itu, baru ka mi me nentukan strategi apa yang dite rap kan dalam laga nanti,’’ sambung pria ber da rah Ambon tersebut.

Sementara itu, General Manager (GM) Del tras Achmad Miftahudin menyatakan telah mempersiapkan bonus bagi pemain Deltras. Itu adalah strategi dari dia untuk merangsang semangat pemain. ’’Pasti ada bonus buat pemain, tidak hanya untuk pertandingan kali ini. Untuk laga-laga berikutnya pun saya sudah memikirkannya. Sa ya melakukan ini hanya demi kepentingan pe main,’’ tutur pria yang juga Dandim 0816 Si doarjo itu.

Miftahudin sebenarnya telah berniat memberikan bonus besar bagi penggawa Del tras saat mereka mengalahkan PSPS Pekan baru. Namun, niat tersebut sengaja dia urung kan. ’’Mungkin bonus besar itu baru akan diguyurkan saat melawan Persija,’’ lanjut pria asal Jepara tersebut.

Sumber: BolaIndo
Share:

Deltras v Persija: Berani Menang Melawan Macan

siaran99,siaran99 slot

Motivasi penggawa Delta Putra Sidoarjo (Deltras) sangat tinggi menjelang melawan Persija Jakarta sore nanti. Danilo Fernando dkk all-out mengalahkan Persija dalam laga kandang terakhir di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo (siaran langsung AnTV pukul 15.30 WIB).

Kondisi Danilo Fernando dkk saat ini sedang dalam kondisi on fire. Selain hasil posistif setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 4-3 pada Kamis lalu (9/6), situasi internal tim berjuluk The Lobster itu juga membaik. Hal tersebut berkat pembenahan manajemen Deltras setelah dipegang oleh General Manajer Achmad Miftahudin.

Nah, pelatih Deltras Nus Yadera optimistis anak asuhnya mampu mengimbangi permainan Macan Kemayoran, julukan Persija sore nanti."Kami harus mampu meredam lini tengah Persija yang dipenuhi pemain top. Kalau itu bisa dilakukan kita bisa meraih kemenangan lagi," kata Nus kemarin.

Pelatih asal Ambon itu juga telah melakukan perbaikan di sektor pertahanan. Trio Sugiantoro-Mujib Riduan-Dodok Anang dituntut pasang konsentrasi tinggi agar kesalahan saat lawan Askar Batuah, julukan PSPS tak terulang. Ketika itu, dalam tiga jangka waktu menit, dua gol PSPS bisa bersarang ke gawang Yanuar Tri Firmanda.

Dan kekuatan Deltras di bagian penjaga gawang menerima kabar gembira. Kiper utama Usman Pribadi yang mengalami cedera pada pangkal paha kanannya telah membaik. Jika dalam perkembangan terakhir Usman telah pulih secara fisik dan mental, kiper nomor punggung dua itu bisa dimainkan.

Di sisi lain, manajemen Deltras terus merangsang anak asuhnya untuk bermain all out pada laga kandang terakhir. "Kalian harus kembali semangat dalam bertanding. Ini adalah saatnya kebangkitan Deltras. Seluruh masyarakat Sidoarjo mendukung kita sepenuhnya," ucap Achmad Miftahudin setelah jadwal uji coba lapangan kemarin.

Bahkan untuk mendongkrak mental para penggawa Deltras, Miftahudin menjanjikan tambahan bonus. Jika saat lawan PSPS kucuran dana mencapai Rp 50 juta, kini melawan Persija jumlahnya naik dua kali lipat. Yakni Rp 100 juta. Itu pun ditambah penghargaan Rp 5 juta bagi setiap pemain yang mencetak gol.

Sementara itu, tim tamu Persija memilih merendah. Pelatih Persija Rahmad Darmawan mewaspadai kebangkitan mental pemain Deltras. Maklum setelah paceklik bonus selama sembilan bulan, kini Deltras tak ubahnya tim penuh guyuran uang. Tak heran Deltras bisa bermain kesetanan saat lawan PSPS.

"Bonus itu faktor penting. Semua pemain Deltras pastinya jadi berbahaya. Apalagi ada tambahan duit kalau mencetak gol," tutur Rahmad. Mantan pelatih Persipura dan Sriwijaya FC itu hanya menginstruksi Bambang Pamungkas dkk bermain enjoy di lapangan.
 
Perkiraan Susunan Pemain
Deltras (3-5-2) : Usman Pribadi (pg); Bejo Sugiantoro, Mujib Riduan, Dodok Anang; Anang Ma"ruf, Park Chan Young, Danilo Fernando (C), Ferry Aman Saragih, Sutikno; Cristiano Lopes, Marcio Souza
Pelatih : Nus Yadera

Persija (4-4-2) : Hendro Kartiko (pg); Ismed Sofyan, Precious Emuejeraye, Leo Saputra, Ambrizal; Tony Sucipto, Agus Indra, Oliver Makor, Greg Nwakolo; Bambang Pamungkas (C), Agu Casmir
Pelatih : Rahmad Darmawan

Sumber: BolaIndo
Share:

Minggu, 16 Juni 2024

Persija bungkam Deltras 2-1

siaran99,siaran99 slot

Deltras Sidoarjo harus menelan pil pahit pada laga kandang terakhirnya, karena dipermalukan Persija Jakarta dengan skor 1-2 pada pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu.

Gol penentu kemenangan Persija dicetak Agu Casmir melalui titik putih (penalti) pada menit ke-72, karena pelanggaran yang dilakukan Mujib Ridwan terhadap Greg Nwokolo.

Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 pada babak pertama. Persija memimpin lebih dulu melalui Greg Nwokolo saat laga baru berjalan tiga menit dan disamakan Cristiano Lopez lewat eksekusi penalti di menit ke-25.

Deltras sebenarnya punya kesempatan untuk menyamakan skor setelah kembali mendapatkan penalti pada menit ke-79, karena terjadi pelanggaran terhadap Lopez.

Namun, Marcio Souza yang mengambil eksekusi penalti tersebut gagal menaklukkan kiper veteran Hendro Kartiko yang mampu membaca arah bola.

Pertandingan kedua tim berlangsung cukup "panas" dan sempat diwarnai ketegangan pemain sesaat sebelum tendangan penalti pemain Persija Agu Casmir.

Pemain Deltras Sutikno terlihat memukul bagian kepala Greg Nwokolo tanpa alasan yang jelas dan membuat pemain-pemain Persija emosi. Namun, kondisi itu tidak berlangsung lama karena wasit mampu meredamnya.

"Kami jelas kecewa dengan hasil ini, meskipun sebenarnya anak-anak sudah bermain sangat maksimal," kata Pelatih Deltras Nus Yadera usai pertandingan.

Kendati gagal meraih kemenangan, pemain Deltras setidaknya masih bisa tersenyum karena janji manajemen tim untuk memberikan bonus tetap direalisasikan.

"Kalah atau menang, bonus untuk pemain tetap akan kami berikan. Saya kira mereka pantas mendapatkan apresiasi itu," kata General Manager Deltras, Ahmad Miftahudin.

Sementara itu, Pelatih Persija Rahmad Darmawan sangat bersyukur dengan kemenangan timnya, namun juga kecewa dengan kepemimpinan wasit Mulyo Hadi dari Bogor yang memberikan dua hadiah penalti kepada tuan rumah.

"Tidak seharusnya wasit menunjuk titik putih karena memang tidak ada insiden berarti. Meskipun tendangan penalti itu ahirnya gagal, kami tetap kecewa dengan keputusan wasit," ujarnya.

Soal kasus pemukulan yang dilakukan Sutikno, Rahmad Darmawan mengatakan wasit seharusnya memberikan kartu merah kepada pemain tersebut, bukan kartu kuning.

"Dia juga layak mendapatkan sanksi lebih berat, karena juga meludahi Greg Nwokolo yang posisinya sudah terkapar karena dilanggar pemain Deltras," tambahnya.

Kemenangan ini memantapkan posisi Persija di peringkat kedua klasemen dengan nilai 49, sementara Deltras tertahan di posisi ke-12 dengan mengumpulkan nilai 29.

Sumber: BolaIndo
Share: